Sekilas tentang Sunan Gresik

Assalamualaikum…
Kali ini saya akan share ke kalian tentang wali yang bisa disebut sebagai ‘Bapak para WaliSongo’, karena ada keturunan beliau yang akhirnya menjadi salah satu dari WaliSongo, yakni Sunan Gresik. Langsung aja check this out !
Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik adalah keturunan ke-22 dari Nabi Muhammad. Ia juga sering disebut sebagai Sunan Tandhes atau Mursyid Akbar Thariqat Wali Songo, nasab Sunan Gresik menurut catatan dari As-Sayyid Bahruddin Ba’alawi Al-Husaini adalah As-Sayyid Maulana Malik Ibrahim bin As-Sayyid Barakat Zainal Alam bin As-Sayyid Husain Jamaluddin bin As-Sayyid Ahmad Jalaluddin bin As-Sayyid Abdullah bin As-Sayyid Abdul Malik Azmatkhan bin As-Sayyid Alwi Ammil Faqih bin As-Sayyid Muhammad Shahib Mirbath bin As-Sayyid Ali Khali’ Qasam bin As-Sayyid Alwi bin As-Sayyid Muhammad bin As-Sayyid Alwibin As-Sayyid Ubaidillah bin Al-Imam Ahmad Al-Muhajir binAl-Imam Isa bin Al-Imam Muhammad bin Al-Imam Ali Al-Uraidhi bin Al-Imam Ja’far Shadiq bin Al-Imam Muhammad Al-Baqir bin Al-Imam Ali Zainal Abidin bin Al-Imam Al-Husain bin Sayyidah Fathimah Az-Zahra/Ali bin Abi Thalib, binti Nabi Muhammad Rasulullah. Ia diperkirakan lahir di Samarkanddi, Asia Tengah, pada awal abad ke-14. Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, karena mengikuti pengucapan lidah orang Jawa terhadap As-Samarqandy. Dalam beberapa cerita rakyat, ada yang memanggilnya ‘Kakek Bantal’. Sunan Gresik memiliki 3 isteri bernama:
1. Siti Fathimah binti Ali Nurul Alam Maulana Israil (Raja Champa Dinasti Azmatkhan) dan dikaruniai 2 anak bernama Maulana Moqfaroh dan Syarifah Sarah
2. Siti Maryam binti Syaikh Subakir dan dikaruniai 4 anak, yakni : Abdullah, Ibrahim, Abdul Ghafur, dan Ahmad
3. Wan Jamilah binti Ibrahim Zainuddin Al-Akbar Asmaraqandi dan dikaruniai 2 anak yakni : Abbas dan Yusuf. Selanjutnya, Sharifah Sarah binti Maulana Malik Ibrahim dinikahkan dengan Sayyid Fadhal Ali Murtadha (Sunan Santri) dan melahirkan dua putera yaitu Haji Utsman (Sunan Manyuran) dan Utsman Haji (Sunan Ngudung). Selanjutnya Sunan Ngudung memiliki putera yang nantinya juga menjadi salah satu anggota dari walisongo, yakni Sunan Kudus. Sunan Gresik umumnya dianggap sebagai wali pertama yang mendakwahkan Islam di Jawa. Ia juga mengajarkan cara-cara baru dalam bercocok tanam dan banyak merangkul golongan masyarakat Jawa yang tersisihkan akibat berakhirnya kekuasaan Majapahit. Sunan Gresik selalu berusaha menarik hati masyarakat yang tengah dilanda krisis ekonomi dan perang saudara. Ia juga membangun pondok pesantren tempat belajar agama di Leran, Gresik. Pada tahun 1419, Sunan Gresik wafat. Ia dimakamkan di desa Gapura Wetan, Gresik, Jawa Timur.

Sekian post saya kali ini tentang Sunan Gresik yang saya dapat dari http://www.id.wikipedia.org tentu dengan sedikit perubahan dari saya.

See you on the next post,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s